Senin, 14 Desember 2009

sejenak

Beberapa hari ini aku merasa tumbang sesaat. Betapa bodohnya! Yaaah. Sulit dimengerti memang namun aku harus berusaha mengerti tentang diriku sendiri. Melihat segerombolan anak seusiaku mulai sibuk dengan urusan – urusan layaknya orang yang akan dewasa. Namun aku? Aku tidak pernah merasa bahwa aku akan tumbuh menjadi dewasa. Dan hasilnya aku masih saja menjadi seorang anak-anak di mata mereka. Sungguh memalukan! Tapi apa? Aku juga tak sanggup untuk menepis semua ucapan mereka. Karena aku tau semua itu benar. Semakin aku tau bahwa aku bahwa aku tidak tau. Sebenarnya itu menyakitkan tapi apa? Aku tau semua itu benar! Dan lagi. Aku tak bisa menyangkal. Semua itu seolah-olah sudah ada dan harus dijalani. Seringkali aku ingin menangis. Meratapi hidupku sendiri. Dan sekali lagi aku tau! Bahwa itu juga tindakan bodoh yang tak bisa merubah segalanya! Saat itupun aku kehilangan keyakinanku akan semua cita-citaku . runtuh sudah. Segenap angan dan asa ku sudah hilang.

Tapi aku tak mau begini!!
Bagaikan seekor keledai yang masuk dalam jurang yang tak bisa lagi naik. Dan aku ingin sekali berteriak AKU BUKAN KELEDAI. Aku mulai merasa hidup ini penuh dengan komedi. Perjalananku masih panjang. Hidupku saja masih 17 tahun. Belum apa-apa aku sudah begini. Seharusnya aku malu pada orang-orang terdahulu yang bisa mengurus hidupnya tanpa ada keterpurukan. Perkataan apa ini! Pantaskah seorang bocah ingusan berusia 17 tahun ini menulis tentang semua keluhanya! Lagi-lagi mengeluh. Huuuh.. aku malu dengan ibuku. Aku terlalu gengsi untuk menunjukkan rasa sayangku. Hmmm gengsi? Atau memang tak sayang?? OHHH TIDAK!! Aku cinta ibuku =( Ya Allah… betapa aku harus sangat malu ketika semua kalimat-kalimat ini terlontar. Betapa aku sangat sering mengeluh. Betapa semuanya terlihat begitu sangat nyata. Apakah aku ini anak durhaka? Aku tak mau!!

Masih ada waktu!! Akankah ku segera tersadar dari semua keterpurukan dan mimpi buruk ini. Ku harap semuanya tidak akan sia-sia. Aku masih ingin berusaha. Anggap dunia ini sebagai medan tempur. Dan kini aku sudah sanggup untuk berdiri. Tapi aku masih belum sanggup untuk jatuh lagi. Aku tak ingin menjadi keledai berulang kali. Karena aku bukan keledai. Aku tau aku sanggup!! Aku bukan cewek lemah! Betapa memalukannya aku menulis ini. Tapi aku tau. Masih sempat kalau kini aku berkata TAK ADA YANG TAK MUNGKIN KALAU KITA MAU MENCOBA. Yaaah. Kalimat itu emang agak aneh. Tapi tak ada salahnya kalau dicoba. =) ini semua demi masa depanku sendiri. Buat apa aku terpuruk terlalu lama dalam kebimbangan dan keragu-raguanku ini kalau ternyata masih banyak yang harus aku lakuin setelah ini.
=) aku jadi ingat . ada kalanya kita berada dibawah. Tak selamanya roda itu berputar sesuai dengan keinginan kita. Hidup jangan dipersulit tapi jangan dientengkan. =)